Minggu, 11 Maret 2012

Sumber Belajar


BAB II
PEMBAHASAN

A.  Pengertian Sumber Belajar
Sumber Belajar didefinisikan oleh Ahmad Rohani sebagai segala apa (daya, lingkungan, pengalaman)yang dapat digunakan dan dapat mendukung proses atau kegiatan pengajaran secara efektif dan efisien dan dapat memudahkan pencapaian tujuan/belajar, tersedia (sengaja disediakan / dipersiapkan), baik yang langsung, ataupun tidak langsung, baik yang konkret atau abstrak
Menurut Arif S. Sadiman sumberbelajar adalah segala macam sumber yang ada diluar seorang (peserta didik) dan yang memungkinkan/memudahkan terjadinya proses belajar.
Dari kedua pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa sumber belajar adalah seegala sesuatu yang berada diluar diri siswa baik berupa orang maupun benda, pengalaman serta lingkungan yang dapat dipergunakan memudahkan proses belajar dan kegiatan pengajaran secara efektif dan efisien dalam bentuk abstrak atau konkret.

B.  Macam-macam Sumber Belajar
1.      Menurut Sifat Dasarnya
a.       Manusia (Human)
Manusia sebagai sumber belajar dibedakan menjadi: yang secara khusus dipersiapkan menjadi sumber belajar di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan yaitu para guru atau guru bantu dan ada juga mereka yang tidak dipersiapkan menjadi sumber belajar tapi dapat diberdayakan seperti ahli bank, pengusaha, artis, ulama' para pekerja dan sebagainya.
b.      Non Manusia (Non-Human)
Yang termasuk sumber belajar non manusia yaitu pesan, teknik, lingkungan, benda-benda material, ruang dan tempat, alat dan perabot, serta kegiatan.
2.      Menurut Segi Pengembangannya
a)    Direncanakan
Adalah sumber belajar yang dirancang khusus untuk mencapai tujuan pengajaran contoh: peta, globe, peta timbul dan sebagainya.
b)   Tidak direncanakan
Adalah sumber belajar yang tidak dirancang secara khusus untuk mencapai tujuan pengajaran dan telah tersedia didalam maupun diluar lingkungan sekolah seperti: museum, masjid, pasar, taman,dan lain-lain.
3.      Berdasarkan Pendekatan Teknologi Instruksional
a.       Pesan
Adalah informasi/ ajaran yang disampaikan oleh komponen sumber belajar lainnya, meliputi: ide-ide, fakta dan lain-lain.
b.      Orang
Adalah yang bertindak sebagai penyimpan, pengolah dan penyaji pesan. Contoh: guru, dosen, tutor, siswa dan lain-lain
c.       Bahan
Adalah perangkat lunak yang dapat dijadikan penyampai pesan yang dapat disajikan kepada siswa melalui penggunaan alat ataupun oleh diri sendiri, contoh: film stripe, radio cassette, buku, dan lain-lain
d.      Alat
Adalah perangkat keras yang dipergunakan untuk menyampaikan yang tersimpan didalam bahan. Contoh: OHP, pesawat radio, pesawat televise, LCD, dan lain-lain.
e.       Teknik
Adalah prosedur atau panduan serta acuan yang dipersiapkan untuk penggunaan bahan, peralatan, orang serta lingkungan untuk penyampaian pesan. Contoh: cara belajar siswa aktif, keterampilan proses, dan lain-lain.
f.       Lingkungan
Adalah segala sesuatu yang berada disekitar siswa atau sekolah baik yang berbentuk fisik maupun non fisik. Contoh: gedung sekolah perpustakaan, penerangan, suasana belajar, dan lain-lain.

C.  Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan sumber belajar
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan sumber belajar adalah sebagai berikut:
1.        Ekonomis, yaitu biaya yang tersedia untuk pengadaan media, apakah harus membelai atau dibuat sendiri, sederhana atau kompleks, jangka panjang atau jangka pendek.
2.        Teknisi (tenaga),
3.        Bersifat praktis dan sederhana dalam artian mudah dijangkau, mudah dilaksanakan, dan mudah didapatkan.
4.        Bersifat fleksibel (bisa dikembangkan dan dimodifikasi dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.
5.        Relevan dengan tujuan pengajaran dan komponen-komponen pengajaran lainnya.
6.        Dapat membantu efisiensi dan efektivitas pencapaian tujuan pengajaran
7.        Memiliki nilai posisitif baik guru maupun siswa dalam proses pengajaran
8.        Sesuai dengan strategi dan interaksi belajar mengajar yang telah dirancang dan kemudian dikembangkan.[1]



[1] Drs. Darwyan Syah, M.Pd, M.Si., Perencanaan Sistem Pengajaran Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: Putra Grafika, 2007), 118-123.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar